Hardiknas 2024: Merdeka Belajar, Wajah Baru Pendidikan Indonesia

0
113
Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, S.H., M.D.C., bertindak sebagai pembina upacara Hardiknas 2024 di Alun-Alun I. H. Doko Dinas PK NTT.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024 pada Kamis (02/05/2024) di Alun-Alun I. H. Doko Dinas PK NTT. Upacara tersebut dihadiri langsung oleh Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, S.H., M.D.C., yang bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam pidato Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem A. Makarim, B.A., M.B.A., yang dibacakan oleh Pj. Gubernur NTT, dikatakakan, upaya dan kerja sama yang dilakukan melalui gerakan Merdeka Belajar, telah membawa bangsa Indonesia menuju perubahan baru dalam dunia pendidikan.

“Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama selama masa pandemi. Kini kita sudah mulai merasakan perubahan terjadi di sekitar kita, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak. Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang kita bangun bersama dengan gerakan Mereka Belajar,” ungkap Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam sambutan tertulisnya.

Pose bersama usai upacara bendera Hardiknas 2024.

Lebih lanjut, Nadiem mengharapkan agar segala perkembangan baik yang telah dilakukan oleh para peserta didik, para guru, para mahasiswa, dan seniman serta pelaku budaya harus terus dilanjutkan.

“Anak-anak Indonesia mulai berani bermimpi, karena merasa merdeka saat belajar di kelas. Guru-guru mulai berani mencoba hal-hal baru, karena mendapat kepercayaan. Para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi, karena ruang berkaryanya tidak lagi terbatas di dalam Kampus. Dan karya-karya keratif dari seniman dan pelaku budaya yang terus didukung untuk berekspresi,” ujarnya.

“Kita sudah berjalan menuju arah yang benar, tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang sudah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakkan yang berkelanjutan. Semua yang kita upayakan harus terus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita dicita-citakan,” pesannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M., yang ditemui media usai upacara bendera mengungkapkan, fokus pendidikan di NTT yakni, literasi, numerasi, dan pendidikan karakter. Oleh karena itu, ke depannya akan diberikan pendampingan yang maksimal bagi para peserta didik, khususnya yang akan masuk ke perguruan tinggi. Namun, perhatian utama harus diberikan untuk peningkatan kompetensi para guru, barulah bisa ditransfer secara baik kepada peserta didik.

“Fokus pembangunan pendidikan kita di NTT adalah literasi, numerasi, dan karakter. Kita berusaha mendorong anak-anak agar memiliki kecakapan-kecakapan dan karakter yang baik sehingga mampu bersaing. Sesuai arahan Pj. Gubernur, kita sudah mulai melakukan pendampingan bagi siswa-siswi kelas XII agar mereka siap mengikuti seleksi-seleksi masuk perguruan tinggi,” jelas Ambrosius.

“Kita mendorong kepada peningkatan kemampuan skolastik. Kebanyakan anak-anak kita kalah pada soal-soal naratif sehingga mereka sulit menemukan kalimat dan kata kuncinya. Sebenarnya anak-anak kita ini cerdas. Oleh karena itu, kami akan bekerjasama dengan kampus-kampus untuk melakukan pendampingan dengan para guru dulu. Kalau gurunya berkualitas, maka transfer ilmunya akan lebih baik. Kami sudah mulai pendampingan untuk anak-anak di Kota Kupang,” tegasnya.

Penandatangan komitmen bersama mendukung Gerakan Kembali Bersekolah (GEMBALA) di NTT.

Pantauan media ini, upacara bendera memperingati Hardiknas 2024 tersebut diikuti oleh Sekda NTT, sejumlah pimpinan OPD, Forkopimda NTT, perwakilan UPT Kemendikbudristek di NTT, TNI dan Polri, para kepala sekolah tingkat SMA/SMK/SLB se-Kota Kupang, dan para peserta didik serta sejumlah mitra pembangunan Dinas PK NTT.

Perayaan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan beasiswa sekolah, penandatangan komitmen bersama mendukung Gerakan Kembali Bersekolah (Gembala) di NTT, penyerahan tablet penambah darah bagi para siswi, penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba, dan penandatangan perjanjian kerja sama antara Dinas PK NTT dengan sejumlah mitra pembangunan pendidikan. (Yosi Bataona/rf-red-st)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini